Pos-pos oleh [JIN] Jurnal INDONESIA Network

MENYAMBUT HJB 529, PDAM TIRTA PAKUAN BERHASIL LAMPAUI TARGET

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Kinerja PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor terus menunjukkan hasil positif. Terbukti dengan terus bertambahnya jumlah pelanggan perusahaan air minum kota Bogor ini. Ini tidak lepas dari kerja keras manajemen & seluruh karyawannya dalam melayani pelanggan.

Dalam rangka Hari Jadi Bogor ke 529, PDAM memberikan harga khusus bagi pelanggan baru. “Untuk bulan Juni ini, kita memberikan harga spesial untuk calon pelanggan di tiga kecamatan, yaitu kec. Tanah Sareal, Bogor Barat & Bogor Utara. Pelanggan cukup membayar Rp 440.000,- dari harga normal Rp 880.000,-, diskonnya 50%. Alhamdulillah respon masyarakat sangat bagus. Terbukti, kita bisa melebihi target 750 pelanggan/bulan. Jumlah pelanggan sekarang 99.200, dan ada pertambahan 5.000 pelanggan. Insya Alloh, semuanya bisa terlayani”, ungkap Hendra Setiawan, Kabag. Humas PDAM ini kepada Jurnal INDONESIA,  saat ditemui Jurnal INDONESIA usai rapat dengan DPRD & Pemkot Bogor.

Sementara itu, mengenai rencana pengembangan jumlah pelanggan, Dirut PDAM Tirta Pakuan, H. Memet Gunawan menyatakan, ” Untuk mencapai target dari pemerintah, bahwa cakupan air minum masyarakat perkotaan, harus 73,4% dari jumlah warga. Sedangkan sekarang baru 58,4%, berarti butuh investasi untuk pengembangan. Maka kita minta goodwill dari pemerintah kota Bogor untuk memberikan penyertaan modal sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sekarang dengan jumlah warga kota Bogor satu juta, pelanggannya lebih dari 99 ribu. Pada 2015 jumlah warga 1,5 juta, target 73,4% itu Insya Alloh akan tercapai”, jelasnya.

Asisten Tata praja, Ade Syarif menyatakan pula, akan ada penambahan modal dari pemerintah kota untuk BUMD, yaitu PDAM dan PD Pasar Pakuan. Untuk PDAM akan mendapatkan porsi yang lebih besar, karena merupakan BUMD tertua di kota ini. (Adhie)

KEMENAG KOTA BOGOR GELAR BIMBINGAN CALHAJ

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR– Sebanyak 1.019 calon jamaah haji Kota Bogor musim haji 1432 hijriah/2011 M  mengikuti bimbingan manasik haji tingkat Kota Bogor yang digelar Kantor Kementerian Agama Kota Bogor. Pembukaan bimbingan manasik dilakukan Walikota Bogor Diani Budiarto, di Masjid Raya Bogor Jalan Pajajaran, Sabtu (11/6/2011).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor H. Muchtar mengatakan,  peserta bimbingan manasik haji adalah jamah calhaj Kota Bogor yang masuk dalam kuota 1432 H/2011 masehi, dengan jumlah jamaah sebanyak 1.019 orang.

Muchtar menjelaskan, bimbingan manasih haji ini, dibagi dalam dua kelompok yaitu bimbingan massal tingkat Kota sebanyak 4 kali pertemuan,  dan bimbingan kelompok ditingkat Kecamatan yang diselenggaran 11 kali pertemuan yang akan dimulai 17 Juni mendatang di masing-masing Kecamatan.

Menurut Muchtar, tujuan dari bimbingan manasik haji untuk mempersiapkan jamaah haji untuk menjadi jamaah yang mandiri dalam upaya mencapai haji mabrur sehingga diharapkan dapat terimplikasi dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat.

Sementara itu Walikota Bogor Diani Budiarto ketika membuka bimbingan manasik haji ini mengatakan, ibadah haji merupakan ibadah orang per orang, sehingga sudah seharusnya bahwa setiap individu yang akan melaksanakan ibadah haji harus membulatkan tekad dan niat bahwa melaksanakan ibadah haji sesuai perintah Allah SWT.

“Tentunya, bagi seorang muslim bahwa panggilan untuk melaksanakan ibadah haji bukan pekerjaan yang sekedar main-main, “ kata Diani. Menurut Diani, masing – masing pribadi jamaah calhaj harus membekali dirinya tentang ilmu haji dan berserah diri. “ Tidak ada niat lain-lain selain memohon ridho dari Allah SWT,  “ tuturnya.

Diani mengatakan, sejak proses pendaftaran hingga pemberangkatan jamaah calhaj harus menunggu cukup lama, karena adanya ketentuan kuota yang disesuaikan dengan jumlah penduduk muslim. “Dengan adanya kuota berdampak kepada waiting list, dan tahun ini Kota Bogor mendapatkan kuota 1.019 jamaah,” ujarnya. (Adhie/Deltie)

BOGOR TENGAH GELAR GERAK JALAN HJB 529

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Kecamatan Bogor Tengah Bogor menggelar gerak jalan santai yang melibatkan warga, para kader, Lurah, LPM, RT dan RW, Minggu (12/6) pagi. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Hari Jadi Bogor (HJB) ke 529.

Gerak jalan yang digelar Kecamatan Bogor Tengah turun ke jalan menempuh jarak 3 km dilepas Camat Bogor Tengah Ganjar Gunawan mengitari Kelurahan Pabaton, Kelurahan Cibogor dan Kelurahan Ciwaringin dengan mengambil star di Kantor Kecamatan Bogor Tengah dan Finish  di Balitro Kebun Wisata Ilmiah Kelurahan Ciwaringin.

Kegiatan gerak jalan santai ini dalam rangka Hari Jadi Bogor ke – 529 yang diikuti Muspika Kecamatan, seluruh Kelurahan, LPM, RW  dan RT, para kader posyandu  dan kader PKK Se Kecamatan Bogor Tengah.
Sekwilmat Bogor Tengah Asep Kartiwa mengatakan, gerak jalan ini melibatkan   keluarga besar Muspika dan instansi terkait di tingkat Kecamatan “Jadi karyawan berikut keluarganya termasuk kader PKK, Karang Taruna dan LPM untuk serta dalam gerak jalan santai ini, “ kata Asep.
Asep berharap kedepanya kegiatan gerak jalan santai akan lebih gebyar dengan mengikut sertakan seluruh warga masyarakat Kecamatan Bogor Tengah
Rute yang ditempuh dalam gerak jalan santai tidak terlalu menantang karena melibatkan seluruh keluarga ada yang membawa anaknya yang baru berusia 4 sampai 6 tahun.  Untuk itu diupayakan rutenya mengambil jalan yang lebih aman.Asep  mengatakan, kegiatan ini untuk menjalin tali silaturahmi antar sesama keluarga besar Kecamatan Bogor Tengah sehingga bisa saling mengenal antar keluarga dari masing-masing karyawan/karyawati.  (Adhie/Deltie)
—————————————————————————————————
‘POP SINGER MIDLE AGE’ DI GELAR DALAM RANGKA HJB 529
Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR– Meski usianya  sudah senja, namun tidak mengurangi semangat mereka untuk menyalurkan hobinya dibidang tarik suara.   Itulah kelompok yang mengatasnamakan dirinya Komunitas Paruh Baya Kota Bogor yang ikut serta  menyemarakan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 529 dengan menggelar Pop Singer Middle Age di Ruang Rapat I Balaikota Jalan Ir. H. Juanda No 10 Kota Bogor, Minggu (12/6/2011).
Puluhan ibu– ibu yang tergabung Middle Age/Usia Paruh Baya  tersebut unjuk kebolehan dalam tarik suara.  Sejumlah lagu–lagu jadul (jaman dulu) yang pernah hits dizamannya dilantunkan dalam ajang Pop Singer Middle age ini, mulai lagu pop hingga lagu keroncong seperti lagu pop sunda “ Badminton”, dan lagu Jumpa Lagi dan lagu – lagu kenangan lainnya.Kegiatan ini dibuka Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor R. Hilman Hidayat mewakili Walikota Bogor dan dihadiri penasehat Middle Age Kota Bogor Harun Al Rasyid.

Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor HR. Hilman, mengucapkan terima kasih kepada Middle Age Community (MAC) Kota Bogor yang telah berinisiatif untuk menggelar Pagelaran Ratu Pop Singer MAC wilayah Kota Bogor, sebagai sebuah pegelaran seni yang dipersembahkan untuk memperingati Hari Jadi Bogor Ke – 529.

Hilman berharap kedepan pagelaran ini bisa dikemas dan dikelola sedemikian rupa, sehingga bisa menjadi sebuah pagelaran yang lebih menarik.  Selain itu perlu diperhatikan kemampuan mengelola sebuah pertunjukan, sehingga penyelenggaraan bisa lebih mandiri dalam berbagai hal, termasuk kemampuan dalam mendatangkan para seniman populer sebagai sebuah daya tarik besar bagi para pengunjung.

Sementara Ketua Middle Age Community Kota Bogor Ratu Al Rasyid mengatakan, MAC adalah kempok paruh baya usia 40 tahun keatas. “ Meski usia kita mulai senja, kita masih berkreatifitas, “ katanya.

Menurutnya, menghibur dengan menyanyi adalah salah satu alternatif atau therapy untuk menambah kegairahan dan semangat hidup terutama bagi usia paruh baya atau yang merasa sudah tidak muda lagi.

Ratu mengatakan, Middle Age Community menggelar Pop Singer untuk membantu mengembangkan atau membangkitkan gairah usia paruh baya yang dikaitkan dengan HJB ke 529.

Menurut Ratu, kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai disini, renananya pada bulan Juli 2011 mendatang akan digelar lomba serupa.  Kedepan lomba ini akan dilakukan empat bulan sekali.

“Kami membutuhkan dukungan dari pihak pemerintah serta partisipasi dari kalangan swasta, perusahaan atau profesional agar program ini menjadi program yang berkesinambungan “ harapnya. (Adhie)

IKATAN ALUMNI SMAN 2 KOTA BOGOR GELAR BAKTI SOSIAL

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Umumnya, Reuni sekolah dimanfaatkan sebagai temu kangen biasa, yang hanya di isi acara hiburan. Tapi tidak dengan alumni SMA Negeri 2 Kota Bogor angkatan ’79. Mereka mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang kurang beruntung, dengan mengadakan bakti sosial berupa donor darah & khitanan massal. Acara inipun digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi Bogor Ke-529 yang berlangsung di rumah kediaman Endie Jl. A Yani No. 80 Bogor. Minggu (12/6/2011).

Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Bogor Diani Budiarto, Brigjen Polisi H. Puji Hartanto selaku pengurus alumni, Ketua panitia HJB Ke – 529 H. Ade Syarif Hidayat, para alumni SMAN 2 Bogor tahun 1979, tokoh ulama, RW/RT dan masyarakat setempat.

Puji Hartanto menjelaskan tentang acara ini, “Tujuannya yang pertama, kita meningkatkan silaturrohim antara teman-teman SMA 2, yang kedua rasa sosial kepada masyarakat di sekitar Kotamadya & Kabupaten, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat”.

Dilanjutkannya, “Yang pertama kita mengadakan donor darah. Kita para alumni SMA 2 mendonorkan darah, juga terima kasih kepada Kopassus & Pramuka yang turut menyalurkan darahnya. Dari PMI menyediakan 100 kantong, Alhamdulillah terisi semua. Kedua, khitanan massal. Ditujukan kepada keluarga yang kurang mampu, tanpa dipungut biaya. Hari ini ada 63 anak yang dikhitan. Ini juga dalam rangka kerjasama dengan Pemerintah Daerah/Walikota Bogor”, jelas alumni SMA 2 yang menjadi salah satu petinggi di Mabes POLRI ini.

Kegiatan bakti sosial tersebut ditandai dengan penyematan PIN kepada Walikota Bogor Diani Budiarto oleh panitia penyelenggara H. Budi Hartanto yang dilanjutkan oleh para alumni SMAN 2 Bogor tahun 1979 kepada Ketua panitia HJB Ke-529 H. Ade Syarif Hidayat. Khitanan massal diikuti sebanyak 65 anak dari keluarga kurang mampu dan donor darah sebanyak 120 orang terdiri dari para Alumni SMAN 2 Tahun 1979, Pramuka kwarcab Kota Bogor, Anggota Orari Lokal Bogor, Anggota Kopasus dan warga setempat.

Walikota Bogor Diani Budiarto menyampaikan apresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para alumni SMAN 2 tahun 1979 yang telah berkontribusi dan berkiprah kepada masyarakat Kota Bogor yang dikaitkan dengan HJB Ke-529

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan sosial kemasyarakatan. Walaupun setiap tahun dilakukan khitanan tapi masih ada yang belum di khitan, bahkan seminggu yang lalu kita mengkhitan sekitar 525 anak dalam rangka HJB. Kata Diani, sebagai bagian dari masyarakat Bogor stakeholder sudah sepantasnya dalam event seperti ini disamping bernostalgia juga berkontribusi positif bagi Kota Bogor.

Kegiatan bhakti sosial khitanan massal dan donor darah ini akan dijadikan agenda tahunan Alumni,  sebagai pengabdian dan kepedulian bersama untuk Kota Bogor.

Ia berharap semua alumni SMAN 2 Bogor tahun 1979 untuk terus tetap meningkatkan tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan para alumni yang berada di Bogor maupun sekitarnya.

Walaupun baru pertama kali, bakti sosial para alumni ini berlangsung sukses. “Alhamdulillah, ini merupakan bakti sosial kita yang pertama. Insya Alloh –seperti harapan kita- nanti bisa lebih ditingkatkan, baik dalam jumlah, sasaran, dan sebagainya. Hari ini baru dalam bentuk donor darah & khitanan massal. Ke depannya akan ada operasi katarak, bibir sumbing dan lainnya’, ungkap Puji.

Tentang biayanya, dijelaskannya pula, “Anggarannya murni swadaya para alumni, mulai dari tenaga medis, ada dokter dari alumni. Di sini banyak yang menjadi pengusaha, termasuk cateringnya (Ibu Dian Zainuddin). Jadi, tidak ada sponsor”, pungkasnya.  (Adhie/Deltie, adi@jurnal-indonesia.net)

TNI AD GELAR LATIHAN BERSAMA TNI AD AS

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR– Direktur Latihan Kodiklat TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Mulyono di dampingi Brigadir Jenderal Michele Compton dari Angkatan Darat Amerika Serikat membuka latihan bersama Garuda Shield 2011 di Pusat Pendidikan Zeni Kodiklat TNI AD Jl. Jenderal Sudirman Kota Bogor, Jum’at (10/6/2011).

Pembukaan latihan bersama ini dihadiri para pejabat TNI dan Sipil diantaranya hadir Walikota Bogor Diani Budiarto. Latihan bersama ini akan berlangsung selama 12 hari diikuti 631 orang dari TNI AD dan 141 orang dari Angkatan Darat Amerika Serikat (USARPAC).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI George Toisutta dalam sambutan tertulisnya dibacakan Direktur Latihan Kodiklat TNI AD Brigadir Jenderal TNI Mulyono mengatakan, latihan bersama Garuda Shield 2011 dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalitas para peserta latihan tentang berbagi materi dalam rangka penyelenggaraan operasi perdamaian susuai standar PBB atau Standard Generic Training Module (SGTM).

Menurutnya, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan interoperability diantara peserta latihan dan menyiapkan sarana capacity building bagi negara pengirim pasukan PBB atau Troop Contributing Countries (TCC), serta meningkatkan hubungan antar negara peserta latihan”tambah Kasad.

Kasad berharap melalui latihan bersama ini, akan semakin memantapkan profesionalisme para prajurit yang sekaligus semakin mempererat dan memperkokoh kerjasama antara TNI Angkatan Darat dan USARPAC, dengan dilandasi rasa saling percaya dan saling menghormati.

Selain itu Kasad menegaskan, sebagai prajurit profesional, latihan menjadi suatu kebutuhan utama guna menjamin keberhasilan pelaksanaan tugas serta kesiapan pasukan dalam menghadapi berbagai kemungkinan tugas dengan karakteristik yang berbeda-beda serta karakteristik wilayah yang berbeda dari negara-negara yang mengalami komflik, membutuhkan pola penanganan yang tidak sama antara satu daerah operasi dengan daerah operasi lainnya.

Oleh karena itu, diperlukan suatu skenario latihan yang realitis, mendekati kondisi medan tugas yang sebenarnya, sehingga diharapkan dalam pelaksanaan operasi nanti dapat berhasil dangan baik, ungkap Jenderal TNI George Toisutta.

Sementara Brigadir Jenderal Michele Compton dari Angkatan Darat Amerika Serikat, mengatakan, latihan ini merupakan latihan interaktif dengan melibatkan TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Amerika Serikat. Kegiatan ini bukan saja dalam hal kemiliteran, tetapi sebagai mitra dikawasan pasifik. “Latihan Garuda Shiel telah menginjak tahun ke lima, “kata dia.

Untuk itu ia mengajak untuk terus melanjutkan misi bersama guna mengembangkan pengetahuan dan pengalaman dalam operasi-operasi pendukung perdamaian dan operasi-operasi stabilitas melalui saling berinteraksi dalam latihan bersama antara kedua negara. Dalam Latihan Garuda Shiel ini digelar geladi komando dua negara dengan titik berat pada operasi pendukung perdamaian, geladi lapangan di titik beratkan bagaimana mengahadapi bahan peladak rakitan.

Selain itu juga mengadakan bhakti kemanusian bersama membangun sebuah gedung layanan masyarakat yang modern dan disini bisa belajar satu sama lain. Michele Compton berharap, dengan kegiatan ini dapat terus menjaga pertemanan abadi, dimana pertemenan ini akan diperkaya selama berlangsungnya Garuda Shiel. “Angkatan Darat Amerika Serikat sangat antusias untuk dapat bekerjasama dengan Angkatan Darat TNI, “ pungkasnya. (Adhie/PmktBgr)

KODIM 0606 GELAR BHAKTI TNI KB-KES

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Dari empat yang menjadi sasaran program bakti TNI Keluarga Berencana (KB) Kesehatan tahun 2011 salah satunya adalah wilayah Kumisan (Kumuh, Miskin Perkotaan).
“Kita berharap semua wilayah kumisan di Kota Bogor akan terlayani program KB Kes terpadu, “ pinta Komandan Kodim 0606 Kota Bogor Letkol Kav Sinyo Sip ketika membuka rapat Koordinasi program Bakti TNI KB Kesehatan terpadu wilayah Kota Bogor di Makodim 0606 Kota Bogor Jalan Sudirman, Kamis (9/6/2011).Pembukaan rakor dihadiri pejabat instansi terkait diantaranya hadir Sekretaris Daerah Kota Bogor Bambang Gunawan, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor Hj Fauziah Diani Budiarto, Kepala Dinas Kesehatan dr. Triwanda Elan, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BMKB) Hj. Nia Kurniasih.Dandim menyebutkan,  ada empat sasaran dalam program bakti TNI KB Kes tahun 2011 selain wilayah kumisan, tiga sasaran lainnya yaitu wilayah  bareta (bantaran rel kereta api), wilayah galcitas (tertinggal, terpencil dan perbatasan) dan wilayah ranca (rawan bencana).Menurut Dandim Sinyo, bakti TNI Kes tersebut merupakan implementasi dari kesepakatan antara mabes TNI dan BKKBN pusat. Hal ini merupakan salah satu bentuk kegiatan bakti TNI yang berkaitan dengan unsur lintas sektoral dalam bidang ksehatan dan KB yang bersinergi dengan program pemerintah terutama pada masyarakat pra sejahtera dan sejahtera I.

Sedangkan tujuan dan efisiensi dari kegiatan bakti TNI KB terpadu ini untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Kita berharap akumulasi dari kegiatan ini dapat bermuara pada pencapaian kondisi ketahanan nasional yang handal dan kokoh sehingga kedaulatan dan keutuhan bangsa dapat selalu ditegakkan,”ungkapnya.

Sementara itu Sekdakot Bogor Bambang Gunawan berharap melalui kegiatan bakti TNI KB Kes terpadu akan dapat menghasilkan beberapa capaian yang lebih baik, terutama dalam capaian jumlah peserta KB baru.

Sejauh ini, diakui Bambang, bahwa kegiatan bakti TNI KB Kes terpadu telah menjadi salah satu tumpuan untuk mengatasi beberapa persoalan yang menghambat kelancaran pelaksanaan program KB dimasyarakat, diantaranya melemahnya kemauan dan kemampuan masyarakat untuk mengikuti program KB yang disebabkan oleh perubahan sikap dan prilaku masyarakat itu sendiri.

Faktor lainnya, kata Bambang,  mulai melemahnya sebagian masyarakat antara  lain karena alasan ekonomis. “ Kita berharap TNI bisa mengajak masyarakat untuk kembali peduli terhadap program KB dan seluruh masyarakat yang terkendala masalah ekonomi bisa ikut terbantu, termasuk diantaranya seperti pengadaan dan pemakaian alat-alat kontrasepsi, “ pintanya.

Pada kesempatan tersebut Dandim 0606 Kota Bogor menyerahkan juknis (petunjuk teknis) mengenai program bakti TNI KB Kes terpadu kepada enam Danramil yang ada diwilayah Kota Bogor. (Adhie)

SDN BANTARJATI 9 RAIH ADIWIYATA MANDIRI

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Meski Kota Bogor kembali gagal meraih Adipura, nama Kota Bogor tetap disebut dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia di Istana Negara Jakarta.  Nama Kota Bogor diumumkan melalui keberhasilan yang diraih SDN Bantarjati 9 yang resmi menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2011.

Penghargaan Adiwiyata Mandiri untuk SDN Bantarjati 9 Kota Bogor diserahkan langsung Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Yayah Komariah di Istana Negara Jakarta, Selasa (7/6/2011) bersamaan dengan penyerahan Adipura kepada Kota/Kabupaten terbersih di Indonesia, serta peraih Kalpataru.

Penghargaan bergengsi dibidang Lingkungan Hidup  yang diraih SDN Bantarjati 9 Kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara ini merupakan yang ke empat kalinya yaitu pada tahun 2008 (calon Adiwiyata), tahun 2009 (Adiwiyata tahun 1), tahun 2010 (Adiwiyata tahun ke 2), dan pada tahun 2011 menyandang predikat Adiwiyata Mandiri.

Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Kota Bogor Yayah Komariah  mengaku bersyukur atas prestasi yang diperoleh sekolah yang dipimpinnya tersebut.  “Penghargaan yang diraih tidak luput dari peran aktif warga, orang tua siswa, sekolah dan para siswa sendiri untuk mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan, “ kata Yayah. Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan pada  Badan Pengeloaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor Shahlan Rasyidi mengatakan, selain SDN Bantarjati 9 yang menyandang Adiwiyata Mandiri, SMPN 13 Kota Bogor juga berhasil menyandang Sekolah Adiwiyata.

“Karena baru berpredikat Adiwiyata I, penghargaannya  diserahkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg LH)  Gusti Muhammad  Hatta kepada Kepala Sekolah SMPN 13 Sri Sugiarti  di Balai Kartini Jakarta, “ kata Shahlan

Shahlan mengatakan dengan keberhasilan yang diraih oleh dua Sekolah di Kota Bogor atas nama Pemerintah Kota Bogor mengucapkan Selamat“ Semoga keberhasilan yang dicapai ini akan memotivasi sekolah-sekolah lainnya yang ada di Kota Bogor untuk menjadikan sekolahnya berwawasan lingkungan, “ ungkapnya.

WALIKOTA BOGOR BERIKAN PENGHARGAAN PADA SDN BANTARJATI 9

l

Walikota Bogor Diani Budiarto menyampaikan apresiasi kepada tiga Sekolah di Kota Bogor yang telah berhasil menyandang Adiwiyata.  Dari tiga sekolah salah satunya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bantarjati 9  Kecamatan Bogor Utara yang telah berhasil meraih anugrah Adiwiyata Mandiri dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta 7 Juni lalu.Sedangkan dua Sekolah lagi yaitu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 Kecamatan Bogor Selatan, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikrama Kecamatan Bogor Timur.Terhadap tiga Sekolah tersebut, Walikota Bogor Diani Budiarto memberikan penghargaan. Untuk SDN Bantarjati 9 Bogor Utara, selain diberikan penghargaan Diani menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk pembangunan musholla sekolah.

Penyerahan penghargaan dan bantuan untuk pembangunan musholla untuk SDN Bantarjati 9 diserahkan Walikota Diani Budiarto kepada Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Yayah Komariah ketika memimpin upacara bendera di sekolah tersebut Senin (13/6/2011).

Kunjungan Walikota ke SDN Bantarjati 9 didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Aim Halim Hermana, Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Lilies Sukartini,  Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan pada  BPLH Kota Bogor Shahlan Rasyidi.  Selain hadir ketua Tim verifikasi Adiwiyata Mandiri Kementrian Lingkungan Hidup  DR.Dr.Tri Edhi Budi Santoso.

Pada kesempatan memimpin upacara bendera di SDN Bantarjati 9 Walikota Bogor Diani Budiarto menyampaikan terimakasih kepada seluruh keluarga besar SDN Bantarjati 9 yang secara kontinyu dan terus menerus melanjutkan program lingkungan hidup di lingkungan sekolahnya.

Namun Diani mengingatkan, agar program ini terus bisa membuahkan hasil, tidak hanya dilingkungan sekolah, tetapi bisa membentuk karakter prilaku hidup sehat, hidup bersih dilingkungannya masing-masing.

“ Sebetulnya  kegelisaahan dan kekhawatiran kita terhadap sudah tercetus sejak tahun 1980 an, pada waktu itu Kota Bogor merupakan kota pertama bersama dengan Padang yang memperoleh anugrah Adipura, “ tutur Diani.

Diani menuturkan, kota Bogor semasa dijabat Walikotamadya Muhammad telah mengumpulkan para Kepala Sekolah dan berkomitmen bahwa diharapkan kedepan dalam satu dasawarsa rakyat Bogor peduli terhadap lingkungan dan kebersihan.  Namun Seiring perjalanannya waktu jabatan Muhammad sudah berakhir, sehingga program yang digulirkan  menjadi terlupakan. (Adhie/Pmkt)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.