KOTA BOGOR – Program Jaminan Persalinan (Jampersal) yang dicanangkan Kementrian Kesehatan RI pada tahun 2010, segera direalisasikan di Kota Bogor pada tahun 2011 ini, Anggaran yang disiapkan untuk mendukung program Jampersal di Kota Bogor yang dikucurkan Kementrian Kesehatan RI sebesar Rp3.787.343.000,-

“Program Jampersal merupakan program persalinan gratis bagi penduduk yang belum memiliki jaminan kesehatan, “ kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Triwandha Elan di Kantornya, Selasa (12/4/2011). Triwanda menyebutkan, anggaran yang dikucurkan untuk mendukung Jampersal dari Pemerintah pusat sebesar Rp3.787.343.000.

“ Meski anggaran sudah ada, Kami masih harus menyusun program sosialisasi dan teknis pelaksanaannya, “ ujarnya. Ia menjelaskan, bahwa Jampersal berlaku di semua tempat pelayanan kesehatan yang memiliki fasilitas persalinan.

Namun, sebelum pelaksanaannya diberlakukan harus ada MoU terlebih dahulu antara Dinkes dengan Rumah Sakit yang memiliki layanan persalinan. Khusus untuk Puskesmas, kata Triwandha, pihaknya sudah mengumpulkan para kepala Puskesmas diseluruh Kota Bogor. “ Untuk Puskesmas sudah melakukan rapat koordinas untuk membahas program Jampersal, ” kata dr. Dodo sapaan akrab dr. Triwandha Elan.

Lebih lanjut dr. Dodo mengatakan, guna menindaklanjuti program yang digulirkan Kementrian Kesehatan RI ini, Dinkes akan segera melakukan sosialisasi kepada semua rumah sakit yang melayani persalinan “Kita akan segera melakukan sosialisasi, sekaligus menandatangani MoU dengan sepuluh rumah sakit, sembilan rumah bersalin, 201 bidan praktik swasta dan delapan Puskesmas,” terangnya.

Adapun tarif persalinan yang ditanggung dana Jampersal, yaitu sebesar Rp350 ribu per pasien yang menjalani persalinan normal di rumah sakit khusus ruangan kelas III. Selain itu, pasien persalinan normal di rumah sakit, mendapat tambahan biaya empat kali perawatan sebelum melahirkan dan tiga kali pasca lahiran. Dananya sebesar Rp10 ribu per satu kali periksa, sehingga total keseluruhanya biaya yang ditanggung Jampersal Rp420 ribu per pasien,” jelasnya.

Diungkapkan, dana Jampersal hanya diperuntukkan bagi pasien di luar pengguna Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah) dan Jamkesmas (Jaminan Ksehatan Masyarakat) “Jadi, dana Jampersal yang diberikan untuk Kota Bogor mencapai lebih dari Rp3,7 miliar diperkirakan akan bisa memenuhi kebutuhan persalinan normal sekitar 9.000 ibu yang melahirkan,” tuturnya.

(Pemkot Bgr)