Thursday, 28 April 2011 02:37 Jurnal INDONESIA
E-mail Print PDF

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR – Bogor yang sudah dikenal sebagai kota wisata kuliner, kini bersiap mendapat julukan baru, Kota IT (Information Technlogy). Hal ini ditandai dengan dibukanya pameran AuP (APKOMINDO Untuk Pendidikan) dengan tema “Menuju International IT Expo (NIX) Bogor.APKOMINDO Bogor yang merupakan Asosiasi Pengusaha Komputer di kota hujan ini membuktikan tekadnya untk mencapai visi tersebut, dan Bogor sengaja dipilih sebagai kota pertama yang menyelenggarakan hajatan ini, yang akan dilanjutkan ke Banda Aceh, Medan, Jambi, Padang, Palembang, Depok, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Kupang, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Makassar & DKI Jakarta, bekerjasama dengan PUSTEKKOM Kemdiknas, Dinas Pendidikan & Dinas Kominfo.

Upaya serius APKOMINDO Bogor yang dipimpin Ir. Muzakkir dalam pameran AuP ini, merupakan bentuk kepedulian para pengusaha komputer untuk dunia pendidikan. Selama pameran, diadakan bermacam lomba, antara lain: Mewarnai, desain poster, COD, dan berbagai lomba untuk siswa SD, SMP, SMA. Juga seminar/workshop setiap hari, antara lain Digital music, cara belajar mengajar digital, tip & trik merawat Notebook, internetan murah & hemat, dsb. Semua kegiatan tersebut dipersembahkan untuk para guru, siswa, mahasiswa,dan masyarakat Bogor pada umumnya.

Acara yang digelar di Botani Square 26 April – 1 Mei 2011 dari jam 10- 21 WIB ini diikuti 30 vendor/brand IT & Telekomunikasi dan disupport juga oleh BII, Speedy dan Perusahaan Finance, hingga menjadi pameran IT terbesar di Bogor, diharapkan akan dikunjungi 30-50ribu pengunjung setiap harinya dari masyarakat, pelajar, mahasiswa, guru/dosen, serta instansi pemerintah & swasta. Harga yang ditawarkan pada pameran ini lebih hemat dibanding luar pameran.

Menurut Ir Muzakkir yang juga pimpinan ZOOM Computer, Yasmin -yang sudah lama dikenal masyarakat sebagai penyedia One Stop IT- ini, untuk kegiatan sosialisasi, pelatihan & kompetensi Aup ini dilaksanakan di Balaikota 28-29 April 2011, akan diikuti 50 guru.

Harapannya, dengan AuP ini akan mengubah paradigma selama ini hanya untuk belajar komputer. Padahal seharusnya Komputer & IT menjadi alat untuk mencapai tujuan pendidikan, yakni terjadinya proses belajar-mengajar dalam membentuk siswa menjadi pelajar sepanjang hayat.

Ketika Jurnal INDONESIA mengunjungi kembali pameran ini di hari terakhir (1 Mei 2011), tercatat “Jumlah pengunjung rata-rata 50ribu orang perhari, penjualan per stand rata-rata 15-20 unit perhari”, jelas ketua APKOMINDO Bogor ini.

Dengan suksesnya pameran perdana di Bogor ini, diharapkan untuk tahun depan, brand yang belum ikut tahun ini, bisa bergabung, sehingga pamerannya menjadi lebih besar. (Adhie)