Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Setelah SDN Bantarjati 9 Kota Bogor menjadi nominator sekolah Adiwiyata Mandiri, satu lagi sekolah di Kota Bogor yaitu  SMP Negeri 13  kini menuju Sekolah Adiwiyata, yakni predikat sekolah yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup (Kemenang LH) dan Kementerian Pendidikan Nasional.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Rangga Mekar Pamoyanan Kelurahan Rangga Mekar Kecamatan Bogor Selatan ini, layak menjadi nominiator sekolah Adiwiyata, setelah menyandang Sekolah Berwawasan Lingkungan (SBL) ditingkat Jawa Barat.
Setelah menyandang SBL, SMPN 13 sudah layak menjadi sekolah Adiwiyata tahun ini. “Walaupun baru calon, sekolah ini sangat disiplin dalam mengelola lingkungan, “kata Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor Shahlan Rasyidi di Kantornya, Selasa (3/5).
Akhir pekan lalu tim dari Kemeneg telah melakukan penilaian  “Dalam penilaiannya tim  secara langsung mengecek administrasi dan kebersihan lingkungan sekolah, termasuk penerapan pendidikan lingkungan hidup (PLH) dalam kurikulum sekolah, “ kata Shahlan.
Begitu menginjakan kaki di halaman SMP 13,  suasana lingkungan yang bersih dan asri tampak terasa di setiap sudut sekolah. Keasrian sekolah dengan dominan warna hijau, selaras dengan tumbuh-tumbuhan mengelilingi setiap sudut sekolah sehingga menambah suasana nyaman.
Begitu pula, suasana kelas nampak tertata rapi, dan bersih. Puluhan tong sampah terpasang disekitar sekolah. Kondisi lingkungan sekolah yang asri tersebut tidak terlepas dari peran seluruh siswa, kepala sekolah, guru, orang tua, termasuk penjaga sekolah dan masyarakat sekitar.
Kesadaran para siswa sangat tinggi siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolahnya. Para siswa  telah mampu memilah sampah sesuai jenis sampah.  “Bagi kami yang membanggakan, para siswa disini dengan kesadaran sendiri hampir setiap hari rajin memelihara tanaman yang ada mulai memberikan pupuk sampai menyiramnya, “ ujar Kepala Sekolah SMPN 13 Sri Sugiarti.
Ibu Sri berharap sekolah yang dipimpinnya bisa terpilih sebagai sekolah Adiwiyata. “Kita akan terus konsisten menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan sekolah”,  pungkasnya. (Adhie/Pemkot Bgr)