Walikota Bogor Diani Budiarto mengingatkan kepada 537 PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bogor yang baru saja diangkat sumpah/janjinya agar jangan serakah. Diani mengingatkan, walau gaji PNS kecil, PNS bisa memberikan nafkah yang halal kepada keluarga.

Wejangan Diani disampaikan seusai pengambilan sumpah/janji PNS mulai dari Golongan I hingga Golongan III, di Gedung Kemuning Gading, Rabu (11/5/2011). Sumpah/janji merupakan salah satu upaya untuk membina PNS sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur Negara dan abdi masyarakat.

Apalagi bagi PNS yang baru saja diambil sumpah/janjinya. Sumpah merupakan komitmen dan janji bari diri sendiri bahwa dengan diangkat sebagai PNS, akan melaksanakan komitmen dengan bersungguh-sungguh.“Mari kita berikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Tidak perlu meminta kepada masyarakat yang kita layani. Biarkan Allah saya yang mencukupi kebutuhan kita. Jangan kotori diri kita dengan hal-hal berbau keserakahan,” ujar Diani.Daripada mendapatkan rejeki tidak halal, lebih baik PNS memanfaatkan penghasilan yang dimiliki dengan berkreasi, membuat usaha sehingga mandiri. “Kekurangan jangan membuat kita mandek dan mengeluh. Tetapi kita harus berupaya, karena Allah telah memberikan kita otak untuk berpikir. Carilah akal,” ingatnya.
Image

PNS secara mandiri bisa berusaha mendapat tambahan penghasilan dengan cara yang halal, seperti membuka salon di rumah, atau laundry kiloan, hingga berdagang.

Selain itu, Diani mengajak agar PNS berlomba-lomba sebaik mungkin memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat, negara dan agama. Waktu sebanyak 24 jam dalam sehari sebaiknya dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan yang berguna. Seperti sekolah lagi.

“Untuk keterampilan, bagi yang masih mungkin sekolah, untuk meningkatkan kemampuan, manfaatkanlah dengan bersekolah. Sehingga bakat dan kemampuan yang kita miliki tidak sia-sia,” anjur orang ‘nomor satu’ di Kota Bogor itu. (Adhie)