Monday, 02 May 2011 04:43 Jurnal INDONESIA
E-mail Print PDF

Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Yonif 315/Garuda telah memilki komandan baru, Mayor Inf Wawan Pujiatmoko, yang sebelumnya Kasi Ops Korem 061/SK, menggantikan Letkol Inf Bambang Trisnohadi yang ditugaskan di Lebanon dalam pasukan PBB.

Upacara penyerahan jabatan ini dilangsungkan pada Jumat (29/4), bertempat di Lapangan Garuda Yonif 315/Garuda, Jl. Gunung Batu, Kota Bogor.

Hadir pada kesempatan tersebut,  Unsur Forkompimda, para Dansat TNI-Polri dan pejabat pemerintahan di wilayah Korem 061/Suryakancana, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda serta Ketua dan pengurus Persit KCK Koorcab Rem 061.

Danrem 061/Suryakancana Kolonel Kav Kustanto Widiatmoko yang menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Penyerahan Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Danyonif tersebut memyampaikan amanatnya.

Danrem 061/Suryakancana mengatakan Penyerahan tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan dilingkungan TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar, bahkan hal ini merupakan tuntutan serta kebutuhan dalam rangka menjamin keberhasilan tugas pokok. Disamping itu, dinamika penugasan satuan yang cukup tinggi pada saat ini, menghendaki adanya penyegaran dalam kehidupan organisasi.

Berbeda dengan upacara serah terima jabatan yang lazim dilakukan, kali ini dilakukan penyerahan, tugas dan tanggung jawab jabatan dari Komandan Korem 061/Suryakancana kepada pejabat yang baru.  Hal ini dilakukan mengingat pejabat Danyon sebelumnya Letkol Inf Bambang Trisnohadi, beberapa saat yang lalu harus segera berangkat ke Luar Negeri untuk bertugas sebagai Staf Force Commander Unifil di Libanon, sehingga tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan diserahkan saat itu kepada Danrem 061/Suryakancana.

Lebih lanjut, Danrem mengatakan tuntutan untuk melakukan optimalisasi kinerja organisasi di tengah dinamika lingkungan yang sangat tinggi saat ini semakin penting.  Upaya ini juga terkait erat dengan tuntutan tugas yang semakin beragam dengan intensitas yang makin tinggi, disamping merupakan Batalyon Korem yang terus melakukan pembinaan satuan, Yonif 315/Garuda juga sangat sarat dengan tugas-tugas lain.

Sebagai Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Mabes TNI, satuan ini tentu harus senantiasa dilatih dan disiapkan menghadapi penugasan penanggulangan bencana dimanapun di seluruh Indonesia, kata Danrem.

Selanjutnya, tugas yang sangat penting & sangat sering dilakukan Batalyon ini adalah menjadi bagian dari satuan tugas pengamanan wilayah dalam rangka kegiatan VVIP yang intensitasnya sangat tinggi di wilayah ini.  Disamping itu, sebagai bagian dari satuan komando kewilayahan, Yonif 315/Garuda juga banyak dilibatkan dalam membantu pemerintah daerah dalam kegiatan pembangunan serta membantu tugas-tugas kepolisian, tegasnya.

Dengan ragam tugas yang cukup banyak serta intensitas penugasan yang tinggi, maka tidak ada pilihan bagi satuan ini untuk terus belajar dan berlatih, mempersiapkan diri agar selalu siap dalam melaksanakan tugas yang diterima dari Komando atas.

Pada saat yang sama, disiplin, kesiapan fisik dan mental yang tangguh merupakan keharusan bagi setiap Prajurit Yonif 315/Garuda dari yang terendah hingga Komandan Batalyon, karena hanya ada satu pilihan bagi Batalyon ini dalam menghadapi tugas-tugas yang sangat penting dan terhormat yaitu harus berhasil, ingat harus berhasil dan tidak ada pilihan kedua di luar itu, pinta Danrem.

Seusai acara pokok dilanjutkan dengan atraksi Liong dan demonstrasi bela diri Yong Moodo, dilanjutkan ramah tamah & ucapan selamat kepada Mayor Inf Wawan Pujiatmoko selaku komandan baru.

Ketika Jurnal INDONESIA berkesempatan mewawancarainya, lulusan Akmil’94 ini menyatakan siap menjalankan tugas barunya ini. Diantaranya mengamankan wilayah, VVIP, membantu mengatasi bencana, membantu pemerintah daerah & kepolisian dalam rangka mengamankan wilayah untuk mendukung program pemerintah.

“Dengan meningkatkan kebersamaan dan keterpaduan, sehingga dapat menjalankan tugas ini dengan baik, serta mengatasi ‘benang kusut’ selama ini”, ujarnya. Selain itu, akan terus membenahi kemampuan prajuritnya melalui latihan-latihan yang terprogram. (Adhie)