Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Meski Kota Bogor kembali gagal meraih Adipura, nama Kota Bogor tetap disebut dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia di Istana Negara Jakarta.  Nama Kota Bogor diumumkan melalui keberhasilan yang diraih SDN Bantarjati 9 yang resmi menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2011.

Penghargaan Adiwiyata Mandiri untuk SDN Bantarjati 9 Kota Bogor diserahkan langsung Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Yayah Komariah di Istana Negara Jakarta, Selasa (7/6/2011) bersamaan dengan penyerahan Adipura kepada Kota/Kabupaten terbersih di Indonesia, serta peraih Kalpataru.

Penghargaan bergengsi dibidang Lingkungan Hidup  yang diraih SDN Bantarjati 9 Kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara ini merupakan yang ke empat kalinya yaitu pada tahun 2008 (calon Adiwiyata), tahun 2009 (Adiwiyata tahun 1), tahun 2010 (Adiwiyata tahun ke 2), dan pada tahun 2011 menyandang predikat Adiwiyata Mandiri.

Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Kota Bogor Yayah Komariah  mengaku bersyukur atas prestasi yang diperoleh sekolah yang dipimpinnya tersebut.  “Penghargaan yang diraih tidak luput dari peran aktif warga, orang tua siswa, sekolah dan para siswa sendiri untuk mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan, “ kata Yayah. Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan pada  Badan Pengeloaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor Shahlan Rasyidi mengatakan, selain SDN Bantarjati 9 yang menyandang Adiwiyata Mandiri, SMPN 13 Kota Bogor juga berhasil menyandang Sekolah Adiwiyata.

“Karena baru berpredikat Adiwiyata I, penghargaannya  diserahkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg LH)  Gusti Muhammad  Hatta kepada Kepala Sekolah SMPN 13 Sri Sugiarti  di Balai Kartini Jakarta, “ kata Shahlan

Shahlan mengatakan dengan keberhasilan yang diraih oleh dua Sekolah di Kota Bogor atas nama Pemerintah Kota Bogor mengucapkan Selamat“ Semoga keberhasilan yang dicapai ini akan memotivasi sekolah-sekolah lainnya yang ada di Kota Bogor untuk menjadikan sekolahnya berwawasan lingkungan, “ ungkapnya.

WALIKOTA BOGOR BERIKAN PENGHARGAAN PADA SDN BANTARJATI 9

l

Walikota Bogor Diani Budiarto menyampaikan apresiasi kepada tiga Sekolah di Kota Bogor yang telah berhasil menyandang Adiwiyata.  Dari tiga sekolah salah satunya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bantarjati 9  Kecamatan Bogor Utara yang telah berhasil meraih anugrah Adiwiyata Mandiri dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta 7 Juni lalu.Sedangkan dua Sekolah lagi yaitu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 Kecamatan Bogor Selatan, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikrama Kecamatan Bogor Timur.Terhadap tiga Sekolah tersebut, Walikota Bogor Diani Budiarto memberikan penghargaan. Untuk SDN Bantarjati 9 Bogor Utara, selain diberikan penghargaan Diani menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk pembangunan musholla sekolah.

Penyerahan penghargaan dan bantuan untuk pembangunan musholla untuk SDN Bantarjati 9 diserahkan Walikota Diani Budiarto kepada Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Yayah Komariah ketika memimpin upacara bendera di sekolah tersebut Senin (13/6/2011).

Kunjungan Walikota ke SDN Bantarjati 9 didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Aim Halim Hermana, Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Lilies Sukartini,  Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan pada  BPLH Kota Bogor Shahlan Rasyidi.  Selain hadir ketua Tim verifikasi Adiwiyata Mandiri Kementrian Lingkungan Hidup  DR.Dr.Tri Edhi Budi Santoso.

Pada kesempatan memimpin upacara bendera di SDN Bantarjati 9 Walikota Bogor Diani Budiarto menyampaikan terimakasih kepada seluruh keluarga besar SDN Bantarjati 9 yang secara kontinyu dan terus menerus melanjutkan program lingkungan hidup di lingkungan sekolahnya.

Namun Diani mengingatkan, agar program ini terus bisa membuahkan hasil, tidak hanya dilingkungan sekolah, tetapi bisa membentuk karakter prilaku hidup sehat, hidup bersih dilingkungannya masing-masing.

“ Sebetulnya  kegelisaahan dan kekhawatiran kita terhadap sudah tercetus sejak tahun 1980 an, pada waktu itu Kota Bogor merupakan kota pertama bersama dengan Padang yang memperoleh anugrah Adipura, “ tutur Diani.

Diani menuturkan, kota Bogor semasa dijabat Walikotamadya Muhammad telah mengumpulkan para Kepala Sekolah dan berkomitmen bahwa diharapkan kedepan dalam satu dasawarsa rakyat Bogor peduli terhadap lingkungan dan kebersihan.  Namun Seiring perjalanannya waktu jabatan Muhammad sudah berakhir, sehingga program yang digulirkan  menjadi terlupakan. (Adhie/Pmkt)