Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR–Kecamatan Bogor Tengah Bogor menggelar gerak jalan santai yang melibatkan warga, para kader, Lurah, LPM, RT dan RW, Minggu (12/6) pagi. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Hari Jadi Bogor (HJB) ke 529.

Gerak jalan yang digelar Kecamatan Bogor Tengah turun ke jalan menempuh jarak 3 km dilepas Camat Bogor Tengah Ganjar Gunawan mengitari Kelurahan Pabaton, Kelurahan Cibogor dan Kelurahan Ciwaringin dengan mengambil star di Kantor Kecamatan Bogor Tengah dan Finish  di Balitro Kebun Wisata Ilmiah Kelurahan Ciwaringin.

Kegiatan gerak jalan santai ini dalam rangka Hari Jadi Bogor ke – 529 yang diikuti Muspika Kecamatan, seluruh Kelurahan, LPM, RW  dan RT, para kader posyandu  dan kader PKK Se Kecamatan Bogor Tengah.
Sekwilmat Bogor Tengah Asep Kartiwa mengatakan, gerak jalan ini melibatkan   keluarga besar Muspika dan instansi terkait di tingkat Kecamatan “Jadi karyawan berikut keluarganya termasuk kader PKK, Karang Taruna dan LPM untuk serta dalam gerak jalan santai ini, “ kata Asep.
Asep berharap kedepanya kegiatan gerak jalan santai akan lebih gebyar dengan mengikut sertakan seluruh warga masyarakat Kecamatan Bogor Tengah
Rute yang ditempuh dalam gerak jalan santai tidak terlalu menantang karena melibatkan seluruh keluarga ada yang membawa anaknya yang baru berusia 4 sampai 6 tahun.  Untuk itu diupayakan rutenya mengambil jalan yang lebih aman.Asep  mengatakan, kegiatan ini untuk menjalin tali silaturahmi antar sesama keluarga besar Kecamatan Bogor Tengah sehingga bisa saling mengenal antar keluarga dari masing-masing karyawan/karyawati.  (Adhie/Deltie)
—————————————————————————————————
‘POP SINGER MIDLE AGE’ DI GELAR DALAM RANGKA HJB 529
Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR— Meski usianya  sudah senja, namun tidak mengurangi semangat mereka untuk menyalurkan hobinya dibidang tarik suara.   Itulah kelompok yang mengatasnamakan dirinya Komunitas Paruh Baya Kota Bogor yang ikut serta  menyemarakan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 529 dengan menggelar Pop Singer Middle Age di Ruang Rapat I Balaikota Jalan Ir. H. Juanda No 10 Kota Bogor, Minggu (12/6/2011).
Puluhan ibu– ibu yang tergabung Middle Age/Usia Paruh Baya  tersebut unjuk kebolehan dalam tarik suara.  Sejumlah lagu–lagu jadul (jaman dulu) yang pernah hits dizamannya dilantunkan dalam ajang Pop Singer Middle age ini, mulai lagu pop hingga lagu keroncong seperti lagu pop sunda “ Badminton”, dan lagu Jumpa Lagi dan lagu – lagu kenangan lainnya.Kegiatan ini dibuka Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor R. Hilman Hidayat mewakili Walikota Bogor dan dihadiri penasehat Middle Age Kota Bogor Harun Al Rasyid.

Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor HR. Hilman, mengucapkan terima kasih kepada Middle Age Community (MAC) Kota Bogor yang telah berinisiatif untuk menggelar Pagelaran Ratu Pop Singer MAC wilayah Kota Bogor, sebagai sebuah pegelaran seni yang dipersembahkan untuk memperingati Hari Jadi Bogor Ke – 529.

Hilman berharap kedepan pagelaran ini bisa dikemas dan dikelola sedemikian rupa, sehingga bisa menjadi sebuah pagelaran yang lebih menarik.  Selain itu perlu diperhatikan kemampuan mengelola sebuah pertunjukan, sehingga penyelenggaraan bisa lebih mandiri dalam berbagai hal, termasuk kemampuan dalam mendatangkan para seniman populer sebagai sebuah daya tarik besar bagi para pengunjung.

Sementara Ketua Middle Age Community Kota Bogor Ratu Al Rasyid mengatakan, MAC adalah kempok paruh baya usia 40 tahun keatas. “ Meski usia kita mulai senja, kita masih berkreatifitas, “ katanya.

Menurutnya, menghibur dengan menyanyi adalah salah satu alternatif atau therapy untuk menambah kegairahan dan semangat hidup terutama bagi usia paruh baya atau yang merasa sudah tidak muda lagi.

Ratu mengatakan, Middle Age Community menggelar Pop Singer untuk membantu mengembangkan atau membangkitkan gairah usia paruh baya yang dikaitkan dengan HJB ke 529.

Menurut Ratu, kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai disini, renananya pada bulan Juli 2011 mendatang akan digelar lomba serupa.  Kedepan lomba ini akan dilakukan empat bulan sekali.

“Kami membutuhkan dukungan dari pihak pemerintah serta partisipasi dari kalangan swasta, perusahaan atau profesional agar program ini menjadi program yang berkesinambungan “ harapnya. (Adhie)