Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR— Kota Bogor bertekad menjadi Kota Halal. Berbagai langkah telah dilakukan untuk merealisasikannya. Salah satunya dengan menggelar Festival Bogor Halal Fair.

Acara yang menjadi bagian dari peran Dinas Perindustrian & Perdagangan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat Bogor mengenai produk-produk halal yang beredar di Indonesia, serta aspek-aspek yang harus diperhatikan untuk menjaga kehalalannya.

Festival yang digelar selama tiga hari ini, menghadirkan sekitar 55 peserta industri makanan/minuman kecil dan menengah, lembaga sertifikasi halal dan perbankan syariah.

Bogor Halal Fair dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor Bambang Gunawan, Senin (27/6/2011). Festival digelar di IPB International Convention Center, 27-29 Juni 2011 mulai pukul 10.00-20.00 WIB.Ketua Panitia Penyelenggara Eddi S. Warsa mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya Bogor Halal Fair adalah untuk memberikan informasi dan mempromosikan kepada dunia usaha dan masyarakat luas mengenai produk halal dan produk lain yang dihasilkan dari kota Bogor dan sekitarnya.“Juga memberikan motivasi kepada pelaku usaha agar senantiasa meningkatkan kualitas produk serta selalu menjaga komitmen tentang kehalalan produk yang dihasilkannya,”jelas Eddi.

Selain itu, lanjut Eddi, diharapkan dengan diselenggarakannya Bogor Halal Fair akan tercipta dan bertambah kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi suatu produk yang telah memiliki sertifikat halal.

Sejumlah industri kecil dan menengah binaan yang mengikuti festival diantaranya adalah Rumah madu dan sari kurma, Aira Collection, Iwapi, CV Perdana Putra Chicken, Sangu Tutug Oncom, Nasi Timbel dan ayam gorengfatmawati, triple combo, CV El-Iman Khasanah, CV Arira Pangindo, Quemama, Syrop Sari Jahe Murni, es podeng merah. Ada pula stand Nutrifood & LPPOM MUI Jawa Barat.

Selain festival, Bogor Halal Fair juga menghadirkan talkshow mengenal lebih dekat lembaga sertifikasi halal. Juga akan dibahas perihal produk makanan dan minuman bersertifikasi halal  dari dalam dan luar negeri.

Festival juga dimeriahkan dengan perlombaan memperebutkan Piala Walikota Bogor, mulai dari lomba menggambar tingkat TK dan SD, lomba mewarnai tingkat TK dan lomba fashion show tingkat TK dan SD. Juga dilombakan kreasi makanan halal tingkat SMU dan untuk umum.

Sebagai bukti keseriusannya dalam menjadikan Bogor sebagai Kota Halal, Pemerintah Kota Bogor telah menerima Anugrah MUI  (Majelis Ulama Indonesia) Award Halal Commitment  dari  Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Kosmetika (LPPOM) MUI untuk katagori Pemerintah Daerah, pada acara Gala Dinner jelang Pameran Indonesia Halal Expo di Gedung Smesco, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (23/6/2011). (Adhie)