Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR— Ratusan jamaah hadir dalam tabligh akbar memeringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Attaqwa Balaikota Bogor, Jum’at (1/7/2011).  Tabligh akbar yang menampilkan penceramah KH. Asep Mubarok dari Kabupaten Karawang ini dihadiri Walikota Bogor Diani Budiarto, pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Camat, Lurah, pimpinan DKM, ulama, dan tokoh masyarakat.

Dihadapan ratusan jamaah KH. Asep Mubarok dari Karawang menguraikan hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Peringatan Isra Mi’raj selain menjadi ajang silaturahmi, ta’lim juga untuk mengingat  kembali peristiwa yang sangat besar Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yakni perjalanan Nabi dari Masjid Haram ke Masjid Aqsha dan dari Masjid Aqsha ke Sidratul Muntaha.

Asep mengaku prihatin dengan berkurangnya nilai –nilai keberkahan.  Padahal, semuanya butuh dengan keberkahan.  Saat ini sudah banyak orang melupakan Allah SWT yang memberikan keberkahan. Musibah dimana-mana adakah teguran bagi orang – orang yang sudah melupakan Allah SWT dan Rasulnya.

Image

Tapi, kata Asep, Insya Allah, selama manusia atau hamba-hamba Allah  banyak beristighfar maka Allah tidak akan menurunkan azab atau bencana itu,  sesuai janjinya dalam  firman Allah SWT disebutkan,  Allah tidak menurunkan azab atau bencana kapada satu kaum, dimana kaum itu masih banyak yang membaca istighfar kepada Allah SWT.

Tabligh Akbar yang digelar usai sholat shubuh ini merupakan rangkaian dari pengajian seminggu dua kali yang digagas Walikota Bogor Diani Budiarto.  Pengajian yang dikenal dengan Ngasuh (Ngaji Shubuh) digelar sejak tahun 2009 lalu

Pengajian shubuh ini tidak hanya melibatkan SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Bogor, Tapi, juga masyarakat muslim di Kota Bogor,  dengan melibatkan penceramah dan imam sholat subuh dari DKM – DKM se Kota Bogor. (Adhie/Pmkt)