Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR— Setelah berhasil menjuarai lomba Kelurahan di tingkat Kecamatan, tingkat Kota dan tingkat Propinsi, akhirnya Kelurahan Sindangsari Kota Bogor berhasil masuk nominasi untuk menjadi juara Kelurahan di tingkat Nasional.

Selasa (19/7) tim penilai dari tingkat Pusat datang mengunjungi Kelurahan ini untuk mengamati langsung kelebihan yang ada di wilayah ini. Banyak hal menonjol yang membawa Kelurahan ini layak menyandang predikat bergengsi ini. Diantaranya adalah partisipasi/swadaya masyarakatnya yang luar biasa dalam membangun Kelurahan ini. Hal ini yang bisa dilihat dari segi fisik, Sumber Daya Manusia, Ekonomi, Agama & Sosial serta pelayanan umum. Semuanya itu disinergikan ke dalam tiga pilar pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kedatangan Tim penilai Kelurahan Tingkat Nasional ke Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Timur berjumlah empat orang disambut Asisten Administrasi Kemasyarakatan  dan Pembangunan setdakot Bogor Edgar Suratman, Kepala Kantor BPMKB (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan keluarga Berencana) Hj. Nia Kurniasih, Ketua TP PKK Kota Bogor Hj. Fauziah Diani Budiarto, Camat Bogor Timur Dra. Rahmawati, Lurah Sindangsari Ahyar, HT, para Lurah Se Kecamatan Bogor Timur, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan. Hadir pula para Ketua RW, RT, LPM  dan warga masyarakat Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Timur. Pada kesempatan  itu Edgar Suratman  menyematkan PIN anti rokok kepada tim penilai.

Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor sudah masuk sembilan besar dalam lomba Kelurahan tingkat Nasional, dari 70 ribu Desa dan 60 ribu Kelurahan di seluruh Indonesia. Hal itu diungkapkan ketua tim penilai lomba Kelurahan tingkat Nasional, Rewang Budiono, saat melakukan penilaian di Kelurahan Sindangsari Bogor Timur. Rewang mengatakan, dari sembilan Kelurahan yang masuk dalam nominasi penilaian tingkat nasional, nantinya akan menjadi enam besar untuk menentukan juara umum Kelurahan tingkat Nasional.

Menurutnya, ada empat aspek yang dinilai dalam lomba Kelurahan tingkat nasional yaitu tentang pelaksanaan pemerintahan Kelurahan, partisipasi masyarakat, kelembagaan masyarakat dan tentang kearifan lokal. Rewang berharap, kepada pemerintah Kota Bogor untuk terus melakukan pembinaan terhadap Kelurahan Sindangsari dan seluruh masyarakat Sindangsari Kecamatan Bogor Timur. “ Kita berharap Kelurahan Sindangsari akan  menjadi kelurahan yang terbaik, “ katanya. Ditambahkannya, “Perlombaan Desa/Kelurahan sudah berjalan selama lima tahun, mulai dari tahun 2007. Rewang mengatakan, dari tahun ke tahun lomba kelurahan tingkat nasional terus ditingkatkan secara profesional sehingga diharapkan akan jauh lebih baik.

Usai melakukan klarifikasi tim meninjau pameran hasil produk warga masyarakat yang dilanjutkan melakukan peninjauan ke RW 01, Sekretariat LPM, TP PKK, perpustakaan karya mandiri serta RW.02, RW 03 dan RW.04 yaitu ke PKBM dan PAUD Tunas Bangsa, dan Keaksaraan Fungsional (KF),

Lokasi lainnya yang menjadi sasaran peninjauan adalah posyandu anggrek pojok uro, sudut baca, pojok ASI, pos UKK, RW siaga, kerajinan bordir, paguyuban ojek wangun, perpustakaan keliling, mobil pelayanan KB, Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta home industri boneka,  kampung seni edas dan jalan tembus PA, PPMK, Budidaya ikan lele sangkuriang di RW.05.

Selain itu tim juga meninjau RW.06 di SMK Wikrama, klinik berjalan, mobil hijau, pos yandu dahlia, kampung KB, BKB, BKR, BKL, Kelompok PEKKA, buruan pengulinan, website dan Bank jelantah , Bank sampah dan KWT  (Kelompok Wanita Tani) Dahlia 26. (Adi/Agustika)