Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR— Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor kini memiliki pimpinan baru, Ir. Yonathan Nugraha, setelah Walikota Bogor Diani Budiarto resmi melantiknya sebagai Direktur Utama pada Rabu (27/7) kemarin, menggantikan  Ir Hari Harsono  yang telah habis jabatannya.   Pelantikan dirut PDJT dilakukan Walikota Bogor Diani Budiarto di Ruang Rapat III Balaikota Bogor.
Jajaran direksi PDJT lain yang juga dilantik yakni Direktur Administrasi PDJT Shakti Agustono Rahardja SE AK dan Direktur Operasi PDJT Drs. Tri Handoyo S.   Jajaran Direksi ini akan mengemban tugas sampai  tahun 2015.
Usai dilantik, Yonathan mengatakan, pihaknya siap mengemban amanah yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bogor dalam menuntaskan program prioritas pembenahan Transportasi di Kota Bogor.Yonathan menyatakan, siap mengandeng pihak ketiga untuk memajukan PDJT yang dipimpinnya.
“Kita akan meyakinkan pihak ketiga untuk mau berinvestasi dalam upaya membenahi transportasi di Kota Bogor, “ tandasnya.Menurut Yonathan, jika selama ini baru tiga koridor atau jurusan, kedepan pihaknya akan menambah satu koridor  lagi untuk mengoptimalkan bus-bus transpakuan yang ada.
“Ada sekitar 12 bus yang belum berjalan optimal, kita berharap dengan penambahan satu lagi koridor lagi  sebanyak 30 bus transpakuan yang ada, akan bisa berjalan optimal, “ ungkap mantan Ketua Pemuda Pancasila Kota Bogor ini.
Pada kesempatan tersebut Walikota Bogor Diani Budiarto mengucapkan terimakasih Hari Harsono yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam memimpin PDJT Kota Bogor.  “Kita berharap dengan jajaran direksi bisa melanjutkan apa yang dilakukan jajaran direksi sebelumnya, “ kata Diani.
Diani mengatakan, bahwa PDJT Jasa  Transportasi merupakan bagian dari program Pemeerintah Kota Bogor dalam menata  moda Transportasi. “ Jadi, kedepan diharapkan semua angkutan Kota mengunakan jasa angkutan bus ukuran 3/4. Dan kita telah mendapatkan bantuan Bus Transpakuan dari Pemerintah Pusat sebanyak 30 unit bus, “  ujarnya.

Tentang pembenahan transportasi, Diani mengingatkan, bahwa pembenahan transportasi masih terus berlanjut. “Pembenahan transportasi masih menyisakan PR (Pekerjaan Rumah), sebagai tindak lanjut dari kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, “ ujar Diani.

Menurut Diani, salah satu kesepakatan dengan Pemkab Bogor bahwa tahun ini harus ada proses pembangunan beberapa Sub Terminal batas Kota. “ Saya minta Ketua Bapeda mengecek kembali tentang rencana pembangunan sub Terminal batas Kota, sehingga jangan sampai hanya sebatas MoU tanpa ada tindak lanjutnya,” katanya.

Oleh karena itu Diani berharap dalam progress kegiatan tahun 2011-2012  jika melihat perencanaanya sudah bisa terbangun dua sub Terminal dibatas kota.“  Jadi,  jangan sampai terulang gagasan tahun 1980, yang merencanakan membangun 6 sub Terminal, tapi tidak terwujud, “ ingat Walikota.  [Adi/Agustika]