Jurnal INDONESIA, KOTA BOGOR— Walikota Bogor, Diani Budiarto, mengajak semua pihak yang terlibat dalam Decentralized Basic Education (DBE-3) untuk terus konsisten meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bogor. Baik dalam aspek manajemen pengelolaan sekolah, kegiatan belajar mengajar dan konsep pendidikan yang lebih relevan dengan tuntutan kehidupan. Demikian ditegaskannya dalam kegiatan Showcase CBE-3 yang digelar di Ruang Rapat I Balaikota Bogor, Jalan Juanda 10 Bogor, Jumat (29/7/2011).

 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, DBE-3 merupakan program yang disponsori oleh USAID yang sudah berlangsung sejak tahun 2009. Tahun 2011, DBE-3 memfokuskan pada program pengembangan pendidikan yang relevan bagi remaja kelompok usia SLTP, yakni usia 12 – 18 tahun. Tujuan yang paling dominan adalah membekali remaja Indonesia, khususnya di Kota Bogor, kecakapan hidup (lifeskills) agar memiliki masa depan yang lebih baik.

 

“Untuk itu saya mengajak kepada semua sekolah yang sudah dilibatkan pada pelaksanaan program DBE-3 ini supaya berusaha sungguh-sungguh dalam mengimplementasikan setiap materi yang telah diperkenalkan dan dilatih dalam pelaksanaan program ini, “ ajak Diani dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bogor Bambang Gunawan.

 

Diani meyakini bahwa program yang telah berjalan selama tiga tahun ini bermanfaat bagi masa depan pendidikan. Untuk itu, tidak lupa Diani mengucapkan terima kasih kepada USAID atas kepedulian, dukungan dan bantuannya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. “Saya menyambut baik dan menghargai usaha semua pihak dalam melaksanakan program yang telah digulirkan dan dikembangkan oleh USAID ini, “ tutur Diani.

 

Program DBE-3 merupakan salah satu program bantuan USAID untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui tiga komponen, yakni desentralisasi manajemen dan tata pelayanan pendidikan yang lebih efektif. Kedua, peningkatan kualitas belajar dan mengajar. Ketiga, peningkatan relevansi pendidikan melalui pengembangan kecakapan hidup dan keterampilan vokasional. Dalam kesempatan yang sama, Diani juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar mau ambil bagian di dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional. “Demi masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita” ujarnya.  [Hery/Agustika]